Pada suatu hari, disebuah sekolah tingkat SMP mengadakan tour ke Yogyakarta. Tian, Ipang, Isti, Sheryl, dan Nina, lima sahabat ini sangat menikmati tour tersebut. Mereka dan teman sekolahnya menginap di penginapan tua. Setelah tiga hari tour, mereka dan teman sekolahnya pulang kembali ke Jakarta.
Di perjalanan pulang pulang, sekolahnya berkunjung menuju Gua Jatijajar. Gua Jatijajar merupakan salah satu gua alam.Terletak di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, masuk dalam wilayah kebumen. Gua ini terbentuk dari kapur. Disebut Gua Jatijajar, konon katanya di muka pintu gua terdapat dua pohon jati yang besar dan tumbuh sejajar.
Sesampainya disana para siswa bersiap-siap dari dalam bus menuju ke dalam gua. Para siswa diharuskan kembali ke bus pukul delapan malam. Langit mulai gelap ditambah hujan rintik-rintik membasahi anak tangga itu. Dengan hati-hati, para siswa mulai menuruni anak tangga itu.
Beberapa lama kemudian para siswa kembali ke dalam bus. Sebelum melanjutkan perjalanan para siswa diabsen oleh Bu Sri, Tian dan Ipang tampaknya belum kembali. Semua menjadi panik karena hujan menjadi besar dan langit sudah gelap. Bu Sri sempat menanyakan kepada Isti, Sheryl, dan Nina, namun mereka tidak mengetahuinya.